Belajar tanpa batas usia

Rabu, 22 Desember 2010

Say love to bahasa Arab

Allah subhanallahu wa ta’ala berfirman “Sesungguhnya Kami menjadikan Al Quran dalam bahasa Arab supaya kamu memahaminya”. (Q.S. Zukhruf:3) “Sesungguhnya Kami telah jadikan Al-Quran dalam bahasa Arab supaya kalian memikirkannya.”(Yusuf : 2)

Bismillahirohmanirohim.

Seiring berkembangnya IPTEK dan teknologi pada era globalisasi ini, terjadi banyak sekali problema yang terjadi pada generasi muda islam sekarang. Dengan bangga dan fasihnya berbahasa inggris, menyanyikan lagu-lagu barat dan membaca berbagai rujukan ilmiah berbahasa inggris. Memang ini merupakan tantangan baru yang pasti kita hadapi di era globalisasi dan kita membutuhkannya untuk mendapatkan ilmu atau informasi yang tidak kita jumpai dalam bahasa selain bahasa inggris. Hal ini sangat berbeda dengan kondisi generasi muda islam sekarang yang masih terbata-bata dalam membaca Al Quran. Padahal Rosulullah SAW menyuruh kita mencintai bahasa Arab karena tiga hal:

1. Karena Beliau adalah orang Arab,

2. Karena Al Quran berbahasa Arab,

3. Karena bahasa penduduk surga adalah bahasa Arab.

Bahasa Arab sebenarnya sangat akrab di telinga umat Islam. Sejak seorang muslim dilahirkan ke muka bumi, seorang bayi telah dikumandangkan suara adzan oleh kedua orang tuanya. Setiap hari sebanyak lima waktu kita juga mendengar adzan sholat dari masjid. Adab muslim ketika bertemu muslim lainnya adalah mengucapkan salam yang merupakan do’a keselamatan bagi saudara kita dalam bahasa Arab. Belum lagi do’a-do’a dan lafal-lafal sholat yang setiap hari kita ucapkan juga berbahasa arab. Oleh karena itu tidak perlu diragukan lagi, memang sudah seharusnya bagi seorang muslim mencintai bahasa Arab dan berusaha menguasainya. Hal ini ditegaskan oleh firman Alloh Subhanahu wa Ta’ala, “Dan sesungguhnya Al-Quran ini benar-benar diturunkan oleh Pencipta Semesta Alam ,dia dibawa turun oleh Ar ruh Al-Amin (Jibril) ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas”(Asy Syu’ara:192-195).

Tetapi kenyataan bahwa umat islam telah berinteraksi intensif dengan bahasa arab tidak membuat kita lantas menyukai dan memahaminya. Bahasa Arab dapat diperkenalkan karena memiliki karakteristik istimewa dibanding bahasa lain di dunia. Karakteristik itu diantaranya suhulah (mudah), syaamil (komperehensif), jamilah (indah), mu’jizah (menarik), fathonah (cerdas), dan wadhihah (jelas). Selain manfaat yang kita peroleh telah membantu kita dalam mempelajari ajaran islam, bahasa Arab juga merupakan alat pemersatu kaum muslimin yang ada di dunia. Intinya jika kita beranggapan bahwa bahasa Arab itu sulit, maka akan menjadi hambatan yang wajib kita selesaikan. Kesulitan merupakan tantangan untuk menjadi lebih baik. Hal yang patut kita tanamkan ketika kita mempelajari sesuatu adalah kita harus bersabar dalam tiga hal. (1) bersabar dalam berinteraksi dengan guru, (2) bersabar dengan rekan-rekan kita dalam belajar, dan (3) sabar dalam menghadapi ilmu yang kita pelajari.

Berikut adalah tips bagaimana dengan mudah kita dapat mempelajari bahasa Arab:

1. Belajar dari Al Quran dan Terjemahannya. Membudayakan membaca Al Quran dan terjemahannya dalam kehidupan berkeluarga.

2. Memperhatikan kata demi kata dan kalimat demi kalimat di dalam Al Quran atau buku percakapan bahasa Arab. Dengan kata lain setelah membaca dan belajar dari Al Quran kita dapat memperhatikan kata demi kata sehingga kita dapat melakukan perbendaharaan kata.

3. Mencoba mengganti kalimat dengan cara mengambil contoh satu kalimat yang ada di Al Quran atau buku percakapan bahasa Arab kemudian mengganti salah satu kata dengan kata yang lainnya.

4. Mempelajari tata bahasa Arab dengan bantuan buku yang berisi dengan An Nahwu dan Sharaf.

Pada riwayat sahabat nabi Muhammad SAW (Umar bin Khattab) berkata, “Pelajarilah bahasa Arab sesungguhnya ia termasuk bagian dari agama kalian, dan belajarlah ilmu faroid (ilmu waris) karena sesungguhnya ia termasuk bagian dari agama kalian.”(Iqtidho Shirotil Ibrohim]Mustaqim:207) setiap kesulitan dalam mempelajari bahasa Arab mudah-mudahan dihitung sebagai upaya kita menghidupkan Islam. InsyaAllah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar