Belajar tanpa batas usia

Selasa, 19 Januari 2016

Siapakah GURU SEJATI?

Guru adalah orang yang sangat berjasa dalam hidup kita.
Semasa kecil dari TK hingga di bangku perkuliahan pun kita mengenal dengan satu nama profesi tersebut. Padahal, tahukah kalian sobat?


 Guru SEJATI adalah seorang HAWA yang diciptakan Allah sebagai pelengkap sang ADAM.



Dialah IBU.....




Dalam diam, seorang IBU selalu mengisyaratkan berjuta-juta kata yang diajarkan secara tidak langsung.

Dalam senyum dan tawa, seorang IBU mengajarkan berjuta isyarat agar kita hendah bersyukur dan penuh mengharap kepada Sang Pencipta.


Mengapa IBU adalah GURU sejati?



Tiada sepatah kata pun yang dapat menjelaskan pendapatku itu. Entahlah..... benar atau salah.... menurut anda....


Hanya anda yang tahu siapakah GURU SEJATI itu?

Kamis, 28 Juni 2012

Leadership Game Biodiversity


Biodiversity merupakan permainan yang cocok digunakan pada pelajaran biodiversity dan ekosistem. Dapat diberlakukan bagi siswa SD, SMP dan SMA.
Konsepnya cukup sederhana, berawal dari kata permainan,yang perlu disediakan adalah ballon dengan marker... digunakan untuk memberi tulisan atau simbol pada balon..
$Setiap anak memegang ballon yang ada tulisannya.
$Salahsatu diantara siswa atau guru menjadi leader
$Siswa yang membawa ballon berpencar, kemudian setelah ada aba-aba atau komando dr leader, siswa bergabung menjadi sebuah kelompok...

Ilustrasi...
Pada pelajaran mengenal senyawa KIMIA...
^^Siswa membawa balong dengan tulisan berbagai nama atom
^^Setelah guru atau leader memberi komando "Garam Dapur!"
#### Siswa yang memegang ballon Na dan Cl bergabung

demikian seterusnya...

***Selamat Mencoba***

ScienceLeadership Game Rubber Banding


Bermain adalah hal yang masih menyenangkan ditelinga anak-anak. Game merupakan salah satu metode pendekatan yang dapat dijalankan dalam suatu awalan pada proses belajar mengajar, selain itu pendekatan ini biasa dilakukan sebagai HOOK, pengait dalam situasi pembelajaran dengan materi yang akan diajarkan.

Rubber Banding merupakan game yang membangun kerjasama dan kepercayaan bagi setiap siswa. Secara psikis dapat memulihkan kepercayaan diri mereka dan menjaga kekompakan mereka, serta melatih kesabaran mereka karena menghormati kemampuan tiap individu.
Mereka akan merasa saling membutuhkan dan saling menghargai.


Berikut hal-hal yang diperlukan dalam permainan tersebut; 


#Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang berisikan 6-7 siswa, setelah itu membuat barisan.


#Siapkan karet gelang sesuai dengan jumlah kelompok,


#Siapkan pula sedotan plastik sebanyak jumlah peserta.


#Atur posisi peserta dan berilah waktu kepada mereka untuk memindahkan karet gelang dengan menggunakan sedotan sampai barisan peserta terakhir...



*****##Cukup simple tapi juga menyenangkan.. kalau ingin suasana lain ganti karet gelang dengan bola tenis meja dan sedotan diganti dengan sendok plastik....##****




******Selamat Mencoba*******
 

Syarat sah sebagai guru bertaraf internasional


Jika anda berniat sebagai guru yang bertaraf internasional hendaknya memiliki beberapa kompetensi yang sesuai dengan profesi anda.
seorang guru harus memiliki 4 kompetensi, yaitu:
1. Proffesional competence
2. pedagogical competence
3. Social competence
4. Personal competence

Rabu, 22 Desember 2010

Creative of teaching

****Creative****of****Teaching****

Kata kreatif tidaklah asing bagi telinga kita, kecenderungannya adalah melakukan sesuatu dengan memanfaatkan kemampuan lebih. Lebih bukan berarti asal-asalan akantetapi sesuai dengan kemampuan seseorang dalam mengekspresikan lebih dari porsi yang wajar.

Berikut adalah starting point of definiting creative:

> Kreatif selalu melibatkan pemikiran dan perilaku yang imajinatif, melebihi keadaan normal.

> Secara keseluruhan aktifitas yang imajinatif ini memiliki tujuan, yaitu ketercapaian suatu objek
pembelajaran.

> Kreatif juga merupakan suatu proses yang harus menghasilkan sesuatu yang original, asli.

> Hasil akhir dalam suatu kekreatifan wajib memiliki nilai yang relevan dengan objek
pembelajaran.

by the National Advisory Committee on Creative
and Cultural Education (NACCCE 1999)

CREATIVE TEACHING: ENGLISH IN THE EARLY
YEARS AND PRIMARY CLASSROOM
Chris Horner and Vicki Ryf

Say love to bahasa Arab

Allah subhanallahu wa ta’ala berfirman “Sesungguhnya Kami menjadikan Al Quran dalam bahasa Arab supaya kamu memahaminya”. (Q.S. Zukhruf:3) “Sesungguhnya Kami telah jadikan Al-Quran dalam bahasa Arab supaya kalian memikirkannya.”(Yusuf : 2)

Bismillahirohmanirohim.

Seiring berkembangnya IPTEK dan teknologi pada era globalisasi ini, terjadi banyak sekali problema yang terjadi pada generasi muda islam sekarang. Dengan bangga dan fasihnya berbahasa inggris, menyanyikan lagu-lagu barat dan membaca berbagai rujukan ilmiah berbahasa inggris. Memang ini merupakan tantangan baru yang pasti kita hadapi di era globalisasi dan kita membutuhkannya untuk mendapatkan ilmu atau informasi yang tidak kita jumpai dalam bahasa selain bahasa inggris. Hal ini sangat berbeda dengan kondisi generasi muda islam sekarang yang masih terbata-bata dalam membaca Al Quran. Padahal Rosulullah SAW menyuruh kita mencintai bahasa Arab karena tiga hal:

1. Karena Beliau adalah orang Arab,

2. Karena Al Quran berbahasa Arab,

3. Karena bahasa penduduk surga adalah bahasa Arab.

Bahasa Arab sebenarnya sangat akrab di telinga umat Islam. Sejak seorang muslim dilahirkan ke muka bumi, seorang bayi telah dikumandangkan suara adzan oleh kedua orang tuanya. Setiap hari sebanyak lima waktu kita juga mendengar adzan sholat dari masjid. Adab muslim ketika bertemu muslim lainnya adalah mengucapkan salam yang merupakan do’a keselamatan bagi saudara kita dalam bahasa Arab. Belum lagi do’a-do’a dan lafal-lafal sholat yang setiap hari kita ucapkan juga berbahasa arab. Oleh karena itu tidak perlu diragukan lagi, memang sudah seharusnya bagi seorang muslim mencintai bahasa Arab dan berusaha menguasainya. Hal ini ditegaskan oleh firman Alloh Subhanahu wa Ta’ala, “Dan sesungguhnya Al-Quran ini benar-benar diturunkan oleh Pencipta Semesta Alam ,dia dibawa turun oleh Ar ruh Al-Amin (Jibril) ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas”(Asy Syu’ara:192-195).

Tetapi kenyataan bahwa umat islam telah berinteraksi intensif dengan bahasa arab tidak membuat kita lantas menyukai dan memahaminya. Bahasa Arab dapat diperkenalkan karena memiliki karakteristik istimewa dibanding bahasa lain di dunia. Karakteristik itu diantaranya suhulah (mudah), syaamil (komperehensif), jamilah (indah), mu’jizah (menarik), fathonah (cerdas), dan wadhihah (jelas). Selain manfaat yang kita peroleh telah membantu kita dalam mempelajari ajaran islam, bahasa Arab juga merupakan alat pemersatu kaum muslimin yang ada di dunia. Intinya jika kita beranggapan bahwa bahasa Arab itu sulit, maka akan menjadi hambatan yang wajib kita selesaikan. Kesulitan merupakan tantangan untuk menjadi lebih baik. Hal yang patut kita tanamkan ketika kita mempelajari sesuatu adalah kita harus bersabar dalam tiga hal. (1) bersabar dalam berinteraksi dengan guru, (2) bersabar dengan rekan-rekan kita dalam belajar, dan (3) sabar dalam menghadapi ilmu yang kita pelajari.

Berikut adalah tips bagaimana dengan mudah kita dapat mempelajari bahasa Arab:

1. Belajar dari Al Quran dan Terjemahannya. Membudayakan membaca Al Quran dan terjemahannya dalam kehidupan berkeluarga.

2. Memperhatikan kata demi kata dan kalimat demi kalimat di dalam Al Quran atau buku percakapan bahasa Arab. Dengan kata lain setelah membaca dan belajar dari Al Quran kita dapat memperhatikan kata demi kata sehingga kita dapat melakukan perbendaharaan kata.

3. Mencoba mengganti kalimat dengan cara mengambil contoh satu kalimat yang ada di Al Quran atau buku percakapan bahasa Arab kemudian mengganti salah satu kata dengan kata yang lainnya.

4. Mempelajari tata bahasa Arab dengan bantuan buku yang berisi dengan An Nahwu dan Sharaf.

Pada riwayat sahabat nabi Muhammad SAW (Umar bin Khattab) berkata, “Pelajarilah bahasa Arab sesungguhnya ia termasuk bagian dari agama kalian, dan belajarlah ilmu faroid (ilmu waris) karena sesungguhnya ia termasuk bagian dari agama kalian.”(Iqtidho Shirotil Ibrohim]Mustaqim:207) setiap kesulitan dalam mempelajari bahasa Arab mudah-mudahan dihitung sebagai upaya kita menghidupkan Islam. InsyaAllah.

Warisan kah atau Hidayah dari Allah?

Bismillah
**** Asslamualaikum wr.wb. ****
Islam, agama yang paling kita percaya. Iman dan taqwa kita hanya kepada Allah YME, dan kita bersaksi bahwa Muhammad itu Utusan Allah.
Ketika kita melihat status agama kita adalah ISLAM, ada secuil pertanyaan yang tersirat di dalam pemikiran. Suatu saat ada pertanyaan yang terlontar kepadaku ketika mengikuti mata kuliah Pendidikan Agama Islam di Kampus.
"Mengapa kalian beragama ISLAM?" tertegun aku dengan pertanyaan tersebut.... simple tetapi butuh jawaban yang benar2 mutlak dari dalam pemikiran kita yang merupakan Cerminan dari jati diri kita.
Serentak teman-teman kuliah yang berada pada semester 3, menjawab "ini karena keturunan pak,.... orang tua saya ISLAM, sehingga kami ikut ISLAM"
Subhanallah benarkah Islamku ini adalah WARISAN????? atau apa????
Terdiam dalam lamunan yang lumayan lama...... terdengar WARISAN atau HIDAYAH????
***********************
Sebagai manusia yang baru saja belajar dan hanya memiliki sedikit bekal keimanan dan ketaqwaan, wajar jika pemikiran kita bahwa agama ISLAM kita adalah warisan. Hal ini butuh sekali kesadaran yang muncul dari dalam hati yang terdalam. Penuh teka-teki dan MISTERI.
**********************
Kunci dari pertanyaan ini adalah kesadaran yang kita miliki ketika kita Yakin bahwa Agama Islam yang kita peroleh adalah HIDAYAH yang diberikan Allah kepada kita. Karena Allah tau kalau kita adalah umatnya yang mampu menjalankan perintah-perintahnya dan mampu menjauhi larangannya.
SUBHANALLAH....... hanya rasa SYUKUR yang wajib kita panjatkan kepada Allah ketika kita temui pertanyaan tersebut.
*********************
Sebagai seorang muslimah, kita harus tetap bersemangat dalam beribadah. Inilah hikmah yang kita peroleh. BERSYUKUR, IKHLAS, dan BERSEMANGAT dalam menjalankan ISLAM kita.
****
Wassalamualaikum wr.wb.